Langsung ke konten utama

ART Diduga Dianiaya Oknum Jaksa di Kota Tangerang, Bibir Pecah dan Alami Sakit Pinggang


ART di Tangerang Diduga Dianiaya Oknum Jaksa. (Foto/Doc)

TANGERANG – Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Yuni Asih (43) di Kota Tangerang, Banten, diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum jaksa berinisial DWAK. Penganiayaan ini terjadi saat korban tengah menjemput anak majikannya di sebuah sekolah di kawasan elit.

Kronologi Penganiayaan

Menurut pengakuan korban, insiden penganiayaan terjadi ketika ia menjalankan perintah majikannya untuk menjemput anak berinisial JAPS (6) di sekolah. Saat berada di mobil jemputan sekolah, Yuni Asih mengaku tiba-tiba diserang oleh DWAK.

Korban mengaku dipukul di bagian wajah sebanyak dua kali dan didorong hingga terjatuh tersungkur ke lantai.

"Awalnya saya ditelepon sama Bapak Bos untuk menjemput anaknya. Pas di penjemputan itu, pas naik mobil penjemputan... saya tidak mengira akan diserang sama si ibunya," tutur Yuni Asih.

Dugaan Motif Penganiayaan: Yuni Asih menyebut insiden ini terkait dengan upaya DWAK mengambil anak secara paksa. Padahal, menurutnya, anak tersebut menolak dibawa oleh ibunya.

Yuni juga mengungkapkan alasan penolakan anak tersebut terhadap ibunya. Anak tersebut mengaku ibunya sering bertindak kejam, seperti memaksa anak memakan kembali muntahan makanan yang dimasak sang ibu karena tidak ada rasa, serta menyuruh anak bersujud meminta maaf di lokasi yang kotor (area terminal yang banyak sampah).

Kondisi Korban dan Langkah Hukum

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, Yuni Asih mengalami luka yang cukup serius:

  • Luka pecah pada bibir atas dan bawah.

  • Gigi goyang.

  • Rasa sakit pada bagian pinggang setelah didorong dan jatuh ke lantai.

Saat ini, Yuni Asih sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit dan dikabarkan harus rawat inap karena kondisi tubuhnya yang lemah akibat rasa sakit di pinggang. Korban berencana segera melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini ke Polrestro Tangerang Kota.

Postingan populer dari blog ini

III. Otomotif: Honda Segarkan Skutik Forza 125 Model 2026 untuk Pasar Eropa

Tokyo, Jepang – Honda secara resmi merilis skutik premium Forza 125 model 2026 untuk pasar Eropa. Skutik gambot 125 cc ini hadir dengan pembaruan pada sektor warna dan penambahan fitur premium, yang tetap menjadikannya salah satu model terlaris Honda di Benua Biru. Forza 125 2026 hadir dengan penyegaran warna Pearl Cool White dan Pearl Next Star . Kedua varian warna baru ini dilengkapi dengan pelek berwarna bronze serta grafis eksklusif. Model ini sangat populer di Eropa, dibuktikan dengan penjualan lebih dari 140.000 unit dalam satu dekade terakhir. Keluarga Forza juga tersedia dalam opsi 350 cc dan 750 cc untuk memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas. Dari sisi fitur, Forza 125 dibekali dengan teknologi canggih seperti: Honda Selectable Torque Control (HSTC) dan Idling Stop . Panel TFT 5 inci yang mendukung Honda Road Sync. Visor elektrik yang dapat dinaik-turunkan sejauh 180 mm. Port USB-C, bagasi luas, dan Smart Key yang memperkuat kesan premium. Untuk kenyamanan berkendara...