Dua Minggu Pasca Banjir di Aceh Tamiang: Desa Bundar Memprihatinkan, Warga Hadapi Krisis Kesehatan dan Kebersihan
ACEH TAMIANG – Dua minggu pasca-banjir bandang melanda Aceh Tamiang, beberapa desa masih berada dalam kondisi yang mengenaskan dan membutuhkan bantuan segera. Salah satu wilayah yang paling terdampak dan belum pulih adalah di Jalan Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, khususnya ruas jalan menuju Desa Sekerak.
Pembersihan Terhambat, Kebutuhan Mendesak Bantuan Alat Berat
Kondisi di Desa Bundar dilaporkan masih sangat memprihatinkan. Warga hingga kini belum dapat membersihkan rumah dan lingkungan sekitar secara optimal karena keterbatasan fasilitas. Pembersihan puing dan sisa lumpur membutuhkan bantuan mendesak berupa alat berat.
Tanpa adanya alat berat, upaya pemulihan lingkungan dan rumah-rumah warga menjadi terhambat, sehingga proses normalisasi kehidupan warga belum berjalan.
Krisis Kebutuhan Dasar dan Fasilitas Kesehatan
Selain kebutuhan alat berat, warga desa juga masih menghadapi krisis kebutuhan pokok sehari-hari, terutama:
Sembako
Air bersih
Ancaman Penyakit Pascabanjir
Dua minggu pasca-banjir, ancaman kesehatan mulai menjadi masalah serius. Fasilitas kesehatan yang memadai sangat dibutuhkan karena banyak warga yang mulai jatuh sakit dengan gejala beragam.
Penyakit yang paling banyak dialami oleh warga, khususnya anak-anak, meliputi:
Demam tinggi
Penyakit kulit seperti kutu air dan gatal-gatal
Gangguan pencernaan (mencret)
Flu
Situasi ini menuntut perhatian segera dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mengirimkan bantuan logistik, alat berat, dan tim kesehatan guna mencegah meluasnya penyakit dan mempercepat pemulihan di Desa Bundar dan sekitarnya.