Langsung ke konten utama

Granat Aktif Diduga Peninggalan Belanda Ditemukan di Halaman Pondok Lansia Madiun


Madiun, Jawa Timur – Ketenangan di sebuah Pondok Lansia di Kota Madiun mendadak berubah menjadi ketegangan setelah ditemukannya benda berbahaya yang diidentifikasi sebagai granat aktif di halaman belakang kompleks tersebut. Benda tersebut diduga merupakan sisa peninggalan dari zaman penjajahan Belanda.

Penemuan granat ini terjadi pada Jumat sore di Pondok Lansia yang berlokasi di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Ditemukan Penjaga Pondok Saat Mengantar Penghuni

Benda berbahaya itu pertama kali ditemukan oleh penjaga pondok. Penemuan terjadi saat penjaga tersebut tengah mengantar salah satu penghuni melalui area belakang Pondok Lansia.

Setelah mengetahui benda tersebut menyerupai granat, pengelola Pondok Lansia segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Tim Jibom Polda Jatim Lakukan Disposal

Menanggapi laporan tersebut, satu unit tim penjinak bom (Jibom) dari Detasemen Gegana Polda Jawa Timur segera mendatangi lokasi. Tim Jibom langsung melakukan identifikasi terhadap granat aktif tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, granat tersebut dipastikan aktif dan diduga merupakan sisa peninggalan dari masa penjajahan Belanda.

Pihak kepolisian menduga bahwa granat tersebut bisa jadi terbawa bersamaan dengan tanah uruk yang digunakan dalam proyek pembangunan pondok lansia tersebut.

Setelah memastikan area sekitar aman dari ancaman, personel Jibom kemudian membawa granat aktif tersebut menjauh dari pemukiman penduduk untuk dilakukan proses disposal (penghancuran atau peledakan) di lokasi yang aman.

Insiden ini kembali mengingatkan masyarakat akan potensi bahaya dari sisa-sisa bahan peledak peninggalan masa lalu yang masih mungkin terpendam di berbagai wilayah di Indonesia.