Langsung ke konten utama

Kadin Indonesia Rumuskan Strategi Diplomasi Ekonomi 2026, Siapkan Delegasi Besar ke World Economic Forum Davos

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah menyelenggarakan Monthly Economic Diplomacy Meeting, sebuah rapat penutup tahun yang juga berfungsi sebagai ajang perumusan strategi diplomasi ekonomi nasional. Pertemuan ini dilakukan sebagai persiapan menjelang agenda internasional utama, termasuk partisipasi dalam World Economic Forum (WEF) 2026 yang akan diselenggarakan di Davos, Swiss.

Fokus Utama: WEF Davos 2026

Rapat tersebut membahas arah diplomasi ekonomi Indonesia di tengah situasi global yang dinilai kian tidak menentu. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin, James Riadi, menegaskan bahwa fokus pembahasan adalah mematangkan persiapan keikutsertaan Kadin untuk Indonesia di WEF 2026.

Acara tersebut dipandang sebagai momentum strategis untuk menegaskan peran dan posisi Indonesia di panggung ekonomi global.

Delegasi dan Narasi Kunci Indonesia

Untuk memperkuat representasi di Davos, delegasi Kadin diperkirakan akan melibatkan 60 hingga 70 orang. Kelompok ini akan membawa narasi besar yang berfokus pada:

  1. Posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik dan stabil.

  2. Optimisme Nasional: Indonesia disebut memasuki tahun 2026 dengan optimisme yang baik, didukung oleh kejelasan rencana pemerintah terkait sektor energi, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Kadin juga menegaskan bahwa diplomasi ekonomi bukan semata tugas pemerintah, melainkan merupakan sinergi antara sektor swasta dan negara dalam upaya kolektif untuk meningkatkan daya saing Indonesia.