Kenaikan harga cabai rawit kembali terjadi di sejumlah daerah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Kenaikan harga ini disebabkan oleh minimnya pasokan di pasar akibat petani mengalami gagal panen yang dipicu oleh tingginya curah hujan.
Palangkaraya, Kalimantan Tengah: Harga cabai rawit merah telah menembus Rp 130.000 per kg. Angka ini naik tajam dari harga normalnya yang berkisar antara Rp 80.000 hingga Rp 90.000 per kg. Kenaikan ini adalah yang ketiga kalinya dalam satu pekan terakhir.
Cimahi, Jawa Barat: Harga cabai rawit merah naik lebih dari 100%, tembus Rp 100.000 per kg dari harga sebelumnya yang hanya Rp 40.000 per kg. Sementara harga cabai merah keriting naik dua kali lipat, dari Rp 40.000 menjadi Rp 80.000 per kg.
Para pedagang meyakini bahwa lonjakan harga ini akan terus berlanjut hingga berakhirnya periode Natal dan Tahun Baru.
Banjir dan Longsor di Sumatra: Dua Perusahaan Energi/Tambang Hentikan Operasi Sementara
Bencana banjir dan longsor di Sumatra berdampak langsung pada operasional dua perusahaan besar, PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG):
1. PT United Tractors Tbk (UNTR)
Entitas usaha UNTR, PT Agincourt Resources (AR), menghentikan sementara operasi di Tambang Emas Martabe di Sumatra sejak 6 Desember 2025.
Alasan Penghentian: Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatra.
Tujuan: Keputusan ini diambil untuk memprioritaskan keselamatan dan fokus pada dukungan kemanusiaan serta tanggap darurat bencana.
Dampak Kinerja: UNTR menegaskan bahwa penghentian sementara operasional ini tidak menimbulkan dampak material bagi kinerja perusahaan.
Signifikansi Tambang: Tambang Martabe merupakan salah satu tambang emas terbesar di Indonesia, dengan sumber daya mineral yang mencapai 6,4 juta ons emas dan 58 juta ons perak per Juni 2025.
2. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
Beberapa fasilitas produksi ENRG di wilayah Sumatra turut terdampak oleh banjir.
Lokasi Terdampak: Fasilitas produksi di Wilayah Kerja B (WKB) di Aceh Utara. Seluruh karyawan dan keluarga yang terdampak telah dievakuasi.
Kondisi Operasi: Fasilitas produksi yang terdampak masih dalam tahap pemulihan dan belum dapat beroperasi normal.
Potensi Risiko: Perusahaan memperingatkan adanya potensi keterlambatan pendapatan akibat terhentinya operasional di WKB.
Langkah Pemerintah dan Masa Tanggap Darurat Bencana
Sebagai respons terhadap bencana, Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Perpanjangan ini bertujuan untuk memfokuskan upaya pada proses rehabilitasi dan pembangunan kembali infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat seperti air bersih dan tenaga medis.
Di tingkat pusat, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan pemerintah daerah menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 untuk:
Memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kelayakan angkutan umum.
Mengeluarkan kebijakan diskon tarif angkutan mudik.
Melakukan pengendalian harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan stok pangan untuk meredam laju inflasi.
Meminta daerah tidak menaikkan harga transportasi lokal (darat maupun laut/sungai) karena peningkatan jumlah penumpang.